Kemenhub Dukung KKP Percepat Proses Pengukuran Kapal Penangkap Ikan

0
79

(maritimedia.com) – SURABAYA – Kementerian Perhubungan siap mendukung langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka melakukan percepatan proses pengukuran kapal-kapal penangkap ikan, dengan cara ‘jemput bola’ melakukan kegiatan pengukuran ke pelabuhan-pelabuhan perikanan di daerah.

“Saya akan menempatkan orang di pelabuhan-pelabuhan perikanan. Jadi pengukuran itu dilakukan sekali tapi fisiknya (kapal dan kelengkapannya) mesti ada. Kita maunya tertib,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri kegiatan Forum Bisnis Perikanan Tangkap di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis (31/1/19).

Menhub Budi mengatakan, rencana kegiatan pengukuran kapal akan dilakukan mulai minggu depan dengan menyasar daerah-daerah yang memiliki populasi nelayan cukup banyak seperti di Jawa dan Bitung.

Melalui kegiatan penangkapan ikan ini, Menhub Budi menyebutkan, akan mengintensifkan kegiatan tol laut terkait dengan pengisian muatan kapal Tol Laut dari Indonesia bagian Timur ke Indonesia Bagian Barat yang saat ini okupansinya belum optimal.

“Oleh karenanya saya minta salah satu Direktur untuk bertemu nelayan-nelayan seperti di Papua, NTT, Bitung, sehingga kapal mereka itu tidak perlu pulang ke Jawa tapi kita yang lakukan dengan biaya yang murah melalui operator Kapal baik Pelni, Asdp, dan Djakarta Lloyd. Nelayan akan lebih produktif disana,” jelas Menhub Budi dalam berita Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut pihaknya akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan untuk membantu mempermudah dan mempercepat perizinannya agar para nelayan ini dapat melakukan kegiatan penangkapan ikan dengan baik.

“Kita ingin melakukan pengelolaan penangkapan ikan ini dengan benar, baik kapalnya, orangnya, dan semuanya. Yang tidak benar ya tidak bisa tangkap ikan itu saja,” tegas Menteri Susi di Jakarta.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan per 30 Januari 2019, total keseluruhan jumlah kapal penangkap ikan yang sudah disertifikasi Kementerian Perhubungan sebanyak 66.961 kapal, yang terdiri dari Kapal penangkap ikan lebih dari GT.7 yang sudah disertifikasi, Pas Besar atau Surat Laut sebanyak 36.432 kapal, dan Kapal penangkap ikan kurang dari GT.7 yang sudah disertifikasi pas kecil sebanyak 30.529 kapal.

Comments are closed.