KSOP Balikpapan : Batas Waktu 30 September, Bagi Pemilik Terminal Khusus dan TUKS Belum Berizin

0
317

(maritimedia.com) – BALIKPAPAN – Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan mengingatkan bagi pemilik terminal khusus dan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) yang belum mengantongi izin sesuai ketentuan pemerintah agar mengajukan penyesuaian perizinan.

KSOP Balikpapan memberikan kesempatan hingga 30 September 2016, jika tidak, maka KSOP tidak akan memberikan layanan kepada pemilik terminal khusus dan TUKS.

Dengan demikian, berarti tidak ada kapal yang diizinkan untuk sekadar sandar ataupun berlayar dari terminal khusus dan TUKS tersebut. Adapun ketentuan pemerintah yang dimaksud adalah UU No.17/2008 tentang Pelayaran.

Menurut data KSOP Balikpapan, saat ini dari total 55 TUKS yang beroperasi, ada 8 TUKS yang belum mengajukan penyesuaian perizinan. Masing-masing bergerak pada bidang industri galangan kapal dan jasa pertambangan.

Sedangkan sisanya adalah TUKS dengan status bertingkat. 14 TUKS dalam proses rekomendasi KSOP dan 9 TUKS dalam proses perizinan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Untuk diketahui,  terminal khusus adalah terminal yang terletak di luar Daerah Lingkungan Kerja (DLKR) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKP), yang menjadi bagian dari pelabuhan terdekat untuk melayani kepentingan pemilik sesuai dengan usaha pokoknya.

Sedangkan TUKS adalah terminal dan fasilitas pendukungnya yang berada di dalam DLKR atau DLKP laut yang dibangun. Terminal itu dioperasikan dan digunakan untuk kepentingan pemilik sendiri sebagai fasilitas penunjang untuk kegiatan tertentu.

Comments are closed.