e-Port Card, Mudahkan Pembayaran Jasa Kepelabuhan Di Pelindo III

0
346

(maritimedia.com) – SURABAYA – Bank Mandiri dan PT Pelindo III bekerjasama meluncurkan kartu prabayar e-port card. Kartu tersebut merupakan uang elektronik untuk memudahkan transaksi pembayaran jasa di pelabuhan.

Denga kartu prabayar e-port card pengguna jasa pelabuhan tidak perlu lagi melakukan pembayaran secara tunai saat masuk pelabuhan.

Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangai oleh Direktur Keuangan PT Pelindo III, U. Saefudin Noer dan Direktur Digital Banking and Technology Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans dengan disaksikan perwakilan dari Bank Indonesia, di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (31/8).

“Kami akan mengembangkan sistem pembayaran dengan uang elektronik ini, agar dapat berperan aktif dalam menciptakan efektifitas dan efisiensi dalam proses kepelabuhan sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Tanah Air,” tutur Rico.

Pemanfaatan kartu e-port ini, kedepannya juga akan dikembangkan untuk jasa-jasa lain di Pelabuhan yang berada di wilayah kerja Pelindo III sehingga pemakaian kartu e-port oleh masyarakat akan semakin meningkat, tambah Rico.

Peluncuran kartu e-port card merupakan realisasi komitmen Bank Mandiri dalam mendukung program Gerakan Nasional Non Tunai. Bank Mandiri juga akan mendorong pemanfaatan kartu e-Port di seluruh pelabuhan di Indonesia.

Dan diharapkan, peluncuran kartu e-port akan meningkatkan penggunaan Mandiri e-money dalam bertransaksi. Hingga Juli 2016, Bank Mandiri telah menerbitkan 7,9 juta kartu prabayar Mandiri e-money.

Dukung Gerakan Nasional Non Tunai

Pelindo_III_Peluncuran_Kartu_e-Port_Pelindo_III-800

Sementara itu, Direktur Keuangan Pelindo III Saefudin Noer, mengungkapkan, konsep e-Port merupakan transformasi layanan Pelindo III pada sistem digital dan online (dalam jaringan) tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Dalam mempelopori e-Port tersebut, Pelindo III akan berafiliasi dan berintegrasi dengan berbagai pihak yang terkait pada bisnis kepelabuhanan.

“Sinergi ini merupakan langkah nyata Pelindo III dan Bank Mandiri, sebagai badan usaha milik negara, dalam mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia. Melalui layanan ini, Pelindo III juga mendorong insan kepelabuhanan mewujudkan less cash society (komunitas yang meminimalisasi transaksi tunai) sehingga Pelabuhan Tanjung Perak dapat menjadi pelopor e-Port di Indonesia,” kata Saefudin Noer.

Kartu e-Port, merupakan salah satu langkah Pelindo III dalam mendukung peningkatan penggunaan layanan perbankan di Tanah Air.

Dengan inovasi e-port yang saat ini bekerjasama dengan Bank Mandiri, pengguna jasa tidak perlu lagi melakukan pembayaran pas masuk pelabuhan secara tunai, namun media transaksi pembayaran digantikan dengan kartu dari bank mandiri yang dapat diisi ulang melalui merchant Bank Mandiri dan sudah tersedia di berbagai tempat.

Saefudin Noer menjelaskan implementasi e-Port dilakukan mulai dari mentransformasikan sistem teknologi informasi dan komunikasi untuk proses bisnis di operasional dan back office dengan dukungan aplikasi SAP yang berlaku internasional.

Kemudian juga mendukung pemberlakuan sistem tunggal pengurusan dokumen pelayaran (Inaportnet) dan Indonesia National Single Windows yang digagas oleh Kementerian Perhubungan untuk memberikan kepastian bisnis bagi agen pelayaran dan mengefisienkan kinerja logistik nasional.

Lebih lanjut Saefudin Noer menegaskan, penerapan berbagai transaksi non tunai pada proses bisnis dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas Pelindo III yang selalu menerapkan aspek Good Corporate Governance (GCG).

“Manfaat lainnya, transaksi bisnis berlangsung lebih cepat dan semakin tinggi transaksi non tunai, biaya handling untuk pengelolaan uang tunai menjadi lebih efisien,” pungkas Saefudin Noer.

 

Comments are closed.