Tidak Hanya Kapal Petikemas Raksasa, Terminal Teluk Lamong Juga Bongkar Muatan Kapal Curah Raksasa

0
472

(maritimedia.com) – SURABAYA – Kapal-kapal raksasa yang sandar di Terminal Teluk Lamong (TTL) untuk melakukan bongkar muat terus bertambah, tidak hanya kapal-kapal petikemas tapi juga kapal curah kering. Salah satu kapal teranyar yang merapat adalah MV Bulk Japan yang berbobot mati 82.951 ton. Kapal curah kering berbendera Liberia itu menjadi kapal curah terbesar yang singgah di Teluk Lamong.

Saat ini kedalaman kolam pelabuhan di Teluk Lamong mencapai -14 meter LWS (di bawah permukaan air). Sehingga bisa mengakomodasi kapal-kapal berbobot mati 80.000 ton.

Direktur Utama Terminal Teluk Lamong, Dothy mengatakan TTL sangat siap melayani kapal berukuran besar karena saat ini memiliki kedalaman kolam pelabuhan hingga -14 meter LWS, dan nantinya akan dikeruk menjadi -16 meter LWS.

Sebelumnya, kapal-kapal asing berukuran besar enggan mampir karena infrastruktur pelabuhan-pelabuhan di Indonesia kurang memadai sehingga kapal asing lebih memilih transit di negara lain.

“Kesiapan infrastruktur pelabuhan dan efektivitas operasional bongkar muat menjadi faktor penting untuk menarik minat kapal-kapal asing berukuran besar bersandar di pelabuhan Indonesia” ujar Dothy.

Adapun, proses bongkar muat curah kering soya bean meal (bahan pakan ternak) di Terminal Teluk Lamong dilakukan semi otomatis. Didukung peralatan berupa 2 unit grab ship unloader berkapasitas hingga 2.000 ton per jam per unit. Selanjutnya bahan curah kering diangkut menggunakan 2 lane conveyor langsung ke silo dan gudang berkapasitas total hingga 200.000 ton.

“Bila kondisi cuaca kondusif, kecepatan bongkar muat curah kering di TTL bisa mencapai rata-rata 20.000 ton per hari. Dengan demikian, kapal berkapasitas sejenis dengan MV Bulk Japan bisa menyelesaikan bongkar muat dan pembersihan maksimal empat hari,” tambah Dothy.

Didukung peralatan yang canggih dan kolam pelabuhan yang dalam, menjadikan  Terminal Teluk Lamong mendapat kepercayaan untuk menjadi single port (satu-satunya destinasi pelabuhan) di Indonesia bagi kapal MV Bulk Japan asal Brazil untuk membongkar seluruh muatan.

Comments are closed.