Investasikan Rp 1,3 Triliun, Pelindo III Mulai Bangun Flyover Terminal Teluk Lamong

0
311

(maritimedia.com) – Surabaya, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menginvestasikan Rp1,3 triliun terkait proyek flyover (jalan layang) dan tapper (radius untuk belokan jalan) dengan panjang 2,45 km menuju Terminal Teluk Lamong (TTL).

Pembangunan jalan akses Teluk Lamong menuju Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) Surabaya tersebut ditandai dengan pemasangan tiang pancang pertama oleh CEO Pelindo III, Ari Askhara, Rabu (7/3).

Proyek jalan akses yang menghubungkan Terminal Teluk Lamong dengan Tol Surabaya–Gresik melalui Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB) tersebut dikerjakan oleh kontraktor dalam negeri, PT Wijaya Karya (WIKA).

“Proyek fly over tersebut diproyeksikan selesai dan siap dioperasikan tahun 2019 mendatang”, ujar Ari Askhara.

Ari Askhara menjelaskan dengan dibangunnya jalan ini, nantinya akan terintegrasi sehingga lebih mempercepat pergerakan arus barang baik secara lokal maupun regional menuju dan dari pelabuhan Teluk Lamong.

“Selain itu, kemacetan di jalan raya yang biasa digunakan oleh para pengguna kendaraan roda dua akan berkurang karena langsung terhubung ke jalan tol,” ujar Ari di Terminal Teluk Lamong.

Adapun saat ini kapasitas TTL mencapai 1 juta TEUs per tahun, dan telah melayani arus petikemas mencapai 500.000 TEUs per tahun. Dengan dibangunnya aksesbilitas tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kinerja petikemas setidaknya tumbuh 50% atau mencapai 750.000 TEus.

Direktur Operasi I WIKA, Chandra Dwiputra menambahkan bahwa dalam pembangunan flyover bekerjasama dengan material dari Prancis untuk bentang tengahnya karena sudah pabrikasi lengkap dari pabrik, sehingga tinggal mengangkat saja.

Comments are closed.