Fasilitas Curah Kering Terminal Teluk Lamong Siap Melayani Kapal Secara Penuh

0
214

Maritimedia.com – SURABAYA – PT Terminal Teluk lamong (TTL) siap mengoperasikan fasilitas curah kering untuk melayani kapal-kapal curah kering secara penuh. Hal ini setelah uji coba secara penuh dilakukan terhadap kapal MV Giorgis bermuatan kedelai berbendera AS pada 8 maret lalu.

“Uji coba fasilitas secara penuh tersebut menunjukkan kesiapan perusahaan melayani kapal-kapal curah kering”, kata Direktur Operasional Terminal Teluk Lamong, Rumaji (14/4).

Rumaji berharap setelah tim Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak melihat langsung kapasitas fasilitas curah kering Teluk Lamong, izin operasi fasilitas curah kering bisa segera keluar.

Adapun fasilitas curah kering Terminal Teluk Lamong dilengkapi dengan 2 unit Grab Ship Unloader (GSU) berkapasitas 2.000 ton per jam. Ditambah dua jalur conveyor sepanjang 1,3 km yang menghubungkan langsung dengan silo dan gudang seluas 10 hektare.

Sebelum kapal MV Giorgis, kapal pertama yang melakukan pelayanan curah kering di Terminal Teluk Lamong yaitu kapal MV Palona berbendera Hongkong. Berdasarkan data PT TTL muatan kapal MV Palona sebanyak 30.262 ton bisa diselesaikan dalam waktu 20 jam.

Untuk diketahui, fasilitas curah kering merupakan bagian dari pembangunan tahap II Terminal Teluk Lamong, yang didalamnya termasuk pembangunan dermaga curah kering beserta fasilitasnya.

Karena izin operasi permanen dari Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Pelabuhan belum keluar, maka PT Terminal Teluk Lamong mengajukan izin ke Otoritas Pelabuhan tiap ada kapal yang datang melakukan pelayanan fasilitas curah kering.

Comments are closed.