Tingkatkan Layanan dan Produksi Bongkar Muat, Terminal Petikemas Surabaya Tambah Tiga Crane Baru

0
306

(maritimedia.com) – SURABAYA – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) selaku anak usaha Pelindo III, akhir Januari nanti akan mendatangkan tiga unit Container Crane (CC) bertenaga listrik.

Penambahan alat bongkar muat tersebut guna mendukung kegiatan operasional layanan bongkar muat petikemas ekspor dan impor di wilayah pelabuhan Tanjung Perak.

Adapun spesifikasi CC yang diproduksi oleh Konecranes, salah satu perusahaan alat berat asal Finlandia tersebut diklaim sebagai CC paling besar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Hal ini dikarenakan dapat menjangkau 16 row atau setara dengan panjang 46 meter sehingga dapat digunakan untuk melayani kapal jenis Post Panamax.

Tak hanya itu, crane tersebut mampu mengangkat beban hingga 60 ton dengan sistem twin lift (dapat mengangkat petikemas 2 x 20 feet secara bersamaan).

“Saat ini tiga crane yang baru itu telah dibawa oleh Kapal MV. CY Interocean I berbendera Marshall Island, dan rencananya akan tiba di Dermaga TPS pada selasa (31/1), dengan catatan tidak ada hambatan cuaca selama perjalanan ke TPS,” Jelas Kartiko Adi, Engineering Director PT TPS dalam press release.

Kartiko menjelaskan proses bongkar tiga unit crane tersebut membutuhkan waktu kurang lebih lima hari dan kemudian akan dilakukan testing serta commissioning selama satu bulan.

“Jadi crane baru tersebut akan beroperasi penuh untuk melayani kapal internasional sekitar bulan Maret 2017,” ucap Kartiko.

Sementara itu, President Director PT TPS, Dothy, mengatakan penambahan tiga CC bertenaga listrik tersebut untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat, dan memperlancar arus ekspor impor maupun arus logistik nasional khususnya di Jawa Timur dan Kawasan Indonesia Timur.

“Dengan hadirnya tiga unit CC baru, TPS akan memiliki total sebelas CC bertenaga listrik untuk dermaga internasional dan tiga unit CC untuk dermaga domestik,” ucap Dothy.

Saat ini PT TPS memiliki dermaga internasional sepanjang 1000 meter dengan kedalaman kolam hingga minus 13 meter Low Water Spring (LWS), dan dermaga domestik sepanjang 450 meter dengan lebar 50 meter.

Adapun arus petikemas selama tahun 2016 di TPS secara total naik 1,6 persen dibandingkan dengan tahun 2015 yaitu sebanyak 1.397.428 TEUs. Capaian tersebut diperoleh dari arus petikemas Internasional mencapai 1.241.225 TEUs naik 2,3 persen dibanding tahun lalu pada periode yang sama dan untuk petikemas domestik sebanyak 156.203 TEUs.

Comments are closed.