Jamin Keterisian Kapal Tol Laut Logistik, Kemenhub Gandeng 4 BUMN

0
485

(maritimedia.com) – JAKARTA – Tol Laut logistik rute Jakarta-Natuna diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.

Guna untuk menjamin tingkat keterisian kapal dan menstabilkan harga serta pasokan barang ke Natuna, Kementerian Perhubungan menggandeng empat perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam tol laut logistik Jakarta – Natuna.

Keempat BUMN tersebut, PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI), PT Perikanan Nusantara, PT Multi Terminal Indonesia – anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II, dan PT Pelni Logistik – anak usaha PT Pelni.

“Satu daerah harganya akan stabil. Lebih jauh dari itu, bagaimana keseharian supply barang menjadi lebih baik,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Jakarta.

Menhub menjelaskan dalam tol laut logistik rute Jakarta-Kepulauan Natuna tersebut, PT RNI akan mengirim bahan-bahan pokok ke Natuna. Adapun dari Kepulauan Natuna ke Jakarta, PT Perikanan Nusantara yang akan mengisi kapal tol laut logistik tersebut.

“Ikan segar yang kita buat cold storage-nya di Natuna dikirim ke Jakarta. Ini pola yang butuh penguatan, konsisten, dan ketepatan tertentu. Saya himbau, Pelni, RNI kita bersama menguatkan yang kita rancang,” ujar Menhub Budi.

Kapal tol laut logistik tersebut, akan melakukan perjalanan dua kali dalam satu bulan. Kapal tol laut logistik tersebut nantinya juga akan mengangkut bahan-bahan pokok hingga 300 ton dalam satu kali perjalanan.

Kapal Tol Laut KM Caraka Jaya Niaga III-4 akan mengantarkan barang-barang ke Natuna. Kapal yang memiliki bobot sebesar 3.000 DWT tersebut nantinya akan menjalani trayek Jakarta-Natuna-Tarempa.

Comments are closed.