Presiden Jokowi: Manfaatkan Posisi Strategis Indonesia, Bangun Pelabuhan Kelas Dunia

0
329

(maritimedia.com) – JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia yang dua pertiga wilayahnya berupa laut dan air harus bisa memanfaatkan posisi strategisnya yang terletak di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

“Lokasi geostrategis ini harus kita manfaatkan dengan baik dalam rangka membangun, mengembangkan pelabuhan-pelabuhan yang ada, pelabuhan-pelabuhan kita,” kata Presiden Jokowi, dikutip dari laman Setkab.go.id.

“Saya memiliki harapan yang sangat besar, bahwa pembangunan laut di sepanjang pantai yang kita punyai, terutama yang berbatasan dengan Selat Malaka, Natuna, Batam, dan Sumatera Utara atau Medan, bisa betul-betul kalau kita serius bisa kita kembangkan menjadi sebuah pelabuhan dengan kelas dunia,” tambah Presiden Jokowi.

Karena itu, Indonesia harus memberikan prioritas kepada pembangunan infrastruktur, konektivitas antar pulau, dan konektivitas maritim dengan membangun tol laut. Selain itu, juga yang berkaitan dengan seaport, deep seaport, logistik, industri perkapalan, dan pengolahan ikan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan tentang perlunya pemanfaatan kekayaan laut yang sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Aktivitasnya mencakup banyak sektor yang berkaitan dengan perhubungan laut, industri maritim, perikanan dan industri perikanan, wisata bahari, energi dan sumberdaya mineral yang berkaitan dengan sumber daya alam laut, pariwisata, dan jasa-jasa kelautan.

Sedangkan untuk ancaman dilaut, Presiden Jokowi menyebutkan ancaman Indonesia bukan hanya menghadapi hal yang berkaitan dengan pencurian ikan (illegal fishing) tetapi juga pengerusakan lingkungan dan pengerusakan ekosistem laut.

Selain itu, laut juga sering digunakan untuk aksi penyelundupan, peredaran narkoba, perdagangan manusia, lalu lintas imigran gelap, dan konflik perebutan sumber daya.

Karena itulah Presdien Jokowi mengingatkan kepada jajarannya agar tidak mengabaikan penerapan diplomasi dan pembangunan kekuatan maritim dalam rangka menjaga kedaulatan laut.

“Untuk itu, kita perlu membangun sebuah kemampuan dalam menghadapi ancaman di laut, baik lewat kemampuan diplomasi maritim maupun kekuatan pertahanan kita di laut,” pungkas Presiden Jokowi.

Comments are closed.